oleh

Bupati Lampung Tengah Ditangkap KPK, Diduga Terlibat Suap Pengesahan RAPBD

-Hukrim-181 views

VEDIAnews.com – Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya (45) ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (10/12/2025) malam.

Dikutip dari laman Tribun Timur oleh VEDIAnews.com Informasi penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh pimpinan KPK.

“Benar,” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, melalui pesan tertulis, Rabu malam.

Selain Ardito Wijaya yang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam operasi tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah turut terjaring dalam OTT ini.

Terkait Dugaan Suap Pengesahan RAPBD

 

Dugaan sementara, penangkapan ini berkaitan dengan tindak pidana korupsi berupa suap pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Lampung Tengah.

Para pihak yang diamankan saat ini sedang dibawa menuju Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, untuk menjalani pemeriksaan intensif. Mereka dijadwalkan tiba pada Rabu malam.

Sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam pasca penangkapan untuk melakukan gelar perkara dan menentukan status hukum mereka, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepas.

OTT Tambahan Usai Sejumlah Kepala Daerah Ditangkap

 

Operasi ini menambah daftar penindakan KPK dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, lembaga antirasuah tersebut juga melakukan OTT terhadap Bupati Ponorogo Sugiri Sukoco dan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam kasus berbeda.

Sehari Sebelum OTT, Ardito Hadiri Peringatan Hari Antikorupsi

 

Menariknya, sebelum kabar penangkapan mencuat, Ardito Wijaya sempat menghadiri acara peringatan Hari Antikorupsi di Nuwo Balak Gunungsugih, Lampung Tengah, pada Selasa (9/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Ardito menekankan pentingnya pelayanan publik yang bersih.

“Harapan saya kita semua dapat menjalankan tugas dan fungsi kita sebagai pelayanan masyarakat dengan bersih dan jujur,” katanya(*)

Komentar