oleh

Dua Ormas Sepakat Bersihkan Premanisme di Pasar Lakessi

• UPTD Pasar Tak Mampu Atasi Preman
PAREPARE, — Dua organisasi masyarakat (ormas) yang ternama di kota Parepare, yakni Pemuda Pancasila (PP) dan PEKAT-IB mendesak pemkot untuk membersihkan cara-cara premanisme di pasar Lakessi kota Parepare.

Pemuda Pancasila yang dinahkodai Fadly Agus Mante menyayangkan sikap pelaku premanisme yang melakukan pungutan liar di pasar lakessi serhingga berujung pada kekerasan bersama-sama dilakukan oknum preman sehingga anggota PP dikeroyok.

“Kami tidak mau ada cara-cara premanisme yang ada di pasar lakessi, dan kami meminta kepada penagak hukum untuk menangkap pelaku pengeroyokan kepada anggota saya,”kata mantan anggota DPRD yang akrab di sapa Awink ini, minggu(12/7/2020)

Selain ormas PP mendesak pemerintah bersama APH (Aparat Penegak Hukum) untuk membersihkan premanisme di pasar lakessi dengan melakukan pungutan liar (pungli), hal yang sama ditegaskan oleh ketua PEKAT-IB kota Parepare, Nurtiaty Sjamsu Alam.

Kepada wartawan, ketua PEKAT-IB ini menegaskan agar pemerintah serius menangani premanisme di pasar Lakessi dan minta kepala pasar di ganti karena tidak bisa menyelesaikan masalah di pasar yang berujung pada penganiayaan secara bersama-sama terhadap anggota PEKAT-IB tersebut.

“siapapun kepala UPTD Pasar, jika tidak diganti kepala pasar maka tetap terjadi peta konflik didalam pasar, itu karena kepala pasar juga memasang orang-orangnya dengan cara premanisme menagih lapak tanpa ada identitas bagi penagi secara legalitas,”teranganya.

Penganiayaan terhadap anggota PEKAT-IB sabtu lalu sangat disesalkan, sehingga diminta kepada penegak hukum agar menangkap pelakunya karena sangat merugikan anggota PEKAT-IB yang dianiaya oleh oknum premanisme tersebut.

“Pemerintah dan APH harus turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini agar pelaku tidak lagi se-enaknya bertindak di pasar dengan cara memaksa melakukan pungutan liar (pungli) kepada pedagan pasar yang tidak punya SK walikota atau legalitasnya,”kata mantan anggota DPRD ini(Adhi)

Komentar