oleh

Innalillahi !! Hendak Sholat Subuh, Imam Masjid di Belopa Dianiaya Hingga Tewas.Pelakunya Sudah Diaman Satreskrim

-Hukrim-34 views

Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto

LUWU- Seorang Ustadz dianiaya hingga meninggal dunia oleh orang tidak dikenal di Masjid Al Ikhwan Kelurahan Senga Kecamatan Belopa Kabupaten Luwu, Jumat, 31 Desember 2021 dinihari.

Diketahui Ustadz yang bernama Yusuf Katubi tersebut merupakan Imam Masjid Al Ikhwan dan tinggal di Kelurahan Senga Kecamatan Belopa.

Informasi yang dihimpun Imam Masjid tersebut dianiaya dengan cara dipukuli bagian kepala dan dan wajah hingga berlumuran darah saat hendak membuka pintu Masjid menjelang Sholat Subuh.

Anto salah satu warga Senga mengatakan kalau Imam Masjid sempat dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk dilakukan pertolongan

“Korban sempat dilarikan oleh warga ke Rumah sakit terdekat namun nyawanya sudah tidak bisa ditolong lagi” ucap Anto

Saat ini Imam Masjid yang dikenal sangat baik terhadap Jamaahnya itu dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan oleh keluarga.

Saat ini polisi juga sudah turun ke lokasi untuk menghimpun keterangan terkait penganiayaan Imam Masjid tersebut.

“Kami sudah tangani dan sudah berada di lokasi” ucap Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jon Paerunan.

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan

Hanya hitung jam, Anggota kepolisian Polres Luwu, dipimpin Kasat Reskrim Polres Luwu, Akp Jon Paerunan berhasil menangkap terduga pelaku pembunuh Imam Masjid di Luwu pada dini hari tadi.

Berbekal rekaman CCTV, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku, AP (22) di rumah kerabatnya, di kota Belopa, sekitar pukul 11 siang tadi. Pelaku kemudian digelandang ke mapolres Luwu.

“Ditangkap di rumah keluarganya di belopa, setelah ditelusuri beberapa tempat, ada yang mengenali pelaku, kemudian kita amankan tanpa perlawanan,” kata kapolres Luwu, AKBP. Fajar Dani Susanto saat ditemui di kantornya.

Hingga kini, polisi masih bekerja, mengembangkan kasus tersebut, serta mendalami motif dari pelaku.

“Kita masih proses pengembangan, berdasarkan fakta yang ada, kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut. Motif dugaan pelaku ada perencanaan, pengembangan lebih lanjut kami akan sampaikan setelah fix,” tambah Fajar.

“Menurut rekaman hanya satu pelaku, mengendarai sepeda motor, belum dipastikan, apa ada yang menyuruh, atau melakukan sendiri,” kunci Fajar.

Sebelumnya, M. Yusuf Dg. Parobba, warga Senga, ditemukan bersimbah darah di halaman masjid Nurul Ikhwan oleh warga setempat yang hendak melakukan sholat subuh berjamaah. M. Yusuf diduga kuat menjadi korbaan penganiayaan.

“Kejadian bermula ketika saksi mata, Sudirman hendak melaksanakan sholat subuh di masjid tersebut, namun ketika saksi tiba di masjid, saat itu lampu masjid belum menyala sehingga pada saat itu saksi kemudian berjalan masuk menuju ke pintu masjid namun belum sempat membuka pintu masjid tiba-tiba saksi mendengar suara laki-laki yang merintih kesakitan sehingga pada saat itu saksi kemudian menoleh ke samping dan melihat korban M. Yusuf sudah terbaring di lantai,” ungkap Jon Paerunan dalam keterangannya kepada wartawan.

Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah bukti berupa sebuah buah batu sebesar kepalan tangan orang dewasa,
1 pasang sendal Warna Hitam, dan Sebuah lap kaki yang berlumuran darah(*)

Komentar

News Feed