oleh

JLC Gelar Diskusi Terkait Nasib Pendidikan Kabupaten Luwu di Tengah Covid- 19

-Luwu-730 views

Belopa, 14 Agustus 2020, kegiatan yang dilaksanakan oleh Jurnalis Luwu Comunitiy (JLC) menghadirkan sekretaris dinas pendidikan, Drs Muhammad yusuf, M. Pd

Ia mengungkapkan saat ini pemerintah dinas pendidikan kab. Luwu merespon kondisi problem pendidikan saat ini di masa pandemi covid-19, dinas pendidikan kab. Luwu merancang tahapan-tahapan sebagai respon menghadapi problem pendidikan di masa pandemi.

“Siswa dapat dihadirkan kesekolah sekali seminggu, lalu di evaluasi. Apabila hasil evaluasi baik dimungkinkan dilaksanakan 2-3 kali pertemuan perminggu dengan aturan tatap muka dengan jumlah 18 org/kelas dengan ship-shipan. Tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan serta dengan seizin gugus covid kab. Luwu dan izin orang tua siswa,” ungkapnya saat menjawab pertanyaan dari peserta diskusi.

Kegiatan ini juga di hadiri oleh dosen FTIK FTIK IAIN Palopo(Dr. A. M Ajiegoena, M. Pd) Ia mengatakan Covid ini merupakan stimulus untuk perubahan model pendidikan saat ini

“Covid itu faktor yg mempercepat kbutuhan transformasi model pendidikan, “ungkapnya.

Selain itu beliau melanjutkan bahwa problem E-Learning saat ini adalah literasi digital yang sangat kurang sehingga perlu adanya dorongan untuk mengembangkan literasi digital guru.

“Literasi digital yg menjadi salah satu masalah pembelajaran E-Learning hingga perlu mendorong kemajuan literasi guru, “tutupnya

Selain itu Muhammad Ashar Sabri selaku Direktur zidanne schooll yang juga menjadi narasumber pada kegiatan ini turut menyampaikan bahwa pendidikan saat dalam menghadapi pandemi perlu adanya mix Learning agar etick education juga bisa tetap berjalan dengan baik.

“Transformasi pendidikan akan berorientasi pada Pembelajaran Jarak Jauh namun tetap harus di kombinasikan dengan tatap muka agar pendidikan etik tetap dapat berlangsung” ungkapnya (Parham)

Komentar