oleh

Kemerdekaan Indonesia dalam Perspektif Kader IPMIL

-Pendidikan-212 views

Foto :Mahasiswa IPMIL
IPMIL,MERAH PUTIH UNTUK BANGSA DAN TANA LUWU

Bismillahirahmanirahim….
Salam Perjuangan Panjang Umur Perjuangan.

Izin kan saya  menulis lewat kesempatan sebagai kader IPMIL merangkai sebuah kalimat penyederhanaan dalam sebuah kesadaran dan tulisan yang sederhana pula.

Belakang ini,DINAMIKA mencoba mengganggu Internal IPMIL yang bersumber dari Eksternal IPMIL di kota makassar namun nuansa solidaritas dan intelektualitas kader IPMIL tidak menghentikan spirit kami dalam merefleksi panasnya perjuangan pendahulu untuk tetap tetap kokoh dan tidak tergoyangkan.

Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia telah berhasil memproklamirkan kemerdekaan.

Sadar akan makna kemerdekaan itu sesama anak bangsa,mahasiswa dan pelajar Luwu berkewajiban untuk membangun daerah, menjaga persatuan,bangsa dan negara Indonesia menuju tatanan masyarakat adil dan makmur diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

Kemudian pelajar dan mahasiswa Luwu akan melaksanakan pembangunan dan persatuan tersebut dengan dilandasi oleh nilai-nilai ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta persatuan Indonesia.

IPMIL …
Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu. Sebuah rangkaian kata demi kata hingga menjadi sebuah kalimat yang berujung pada sebuah nama “IPMIL”.

IPMIL dalam anggaran dasar pengurus pusat ikatan pelajar mahasiswa indonesia luwu Bab II yang berasaskan kekeluargaan dan berlandaskan semangat kekeluargaan serta nilai nilai luhur budaya Luwu.sebuah pemaknaan begitu panjang,yang tersederhanakan lewat tulisan sederhana saya  Sipakatau, Siapakainga dan Sipakalebbi.

IPMIL yang memiliki falsafah yang begitu dalam, untuk meramu kata ini bukan perkara mudah. ada begitu banyak aspek yang harus terkandung didalamnya menjadi sebuah pertimbangan besar bagi para pendiri IPMIL kala itu.

Gonjang-ganjing kondisi kebangsaan pasca proklamasi, berangkat dari keprihatinan itulah para putra-putri terbaik kabupaten luwu berinisiatif membentuk sebuah wadah Ikatan pelajar mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) berangkat atas nama kedaerahan untuk menjadi penopang kondisi kebangsaan.

Sesuai yang tercantum dalam paragraf ke tiga Muqaddimah Anggaran Dasar Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu “Adalah kewajiban untuk mengisi kemerdekaan ini dengan segala bentuk pembangunan, terutama pembangunan sumber daya manusia, maka kemudian pelajar dan mahasiswa Indonesia luwu atau yang lebih dikenal dengan Wija To Luwu sadar akan kewajiban sebagai anak bangsa dan bertekad untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan manusia seutuhnya, dengan jalan membangun semangat nilai-nilai ideologis dan teologis

Pelajar dan Mahasiswa yang menjadi motor penggerak didalam rumah ini, 67 Tahun telah berlalu sejak didirikan secara resmi pada tanggal 5 Agustus 1958. Bukan lagi umur yang mudah, bukan lagi organisasi kemahasiswaan yang seumur jagung melainkan sebuah organisasi yang banyak menorehkan prestasi dan melahirkan sumber Daya Manusia yang Luar biasa. Manusia-manusia unggul telah banyak dilahirkan dari rahim IPMIL dengan prestasi yang ditorehkan dalam segala bidang pekerjaan.

67 tahun berlalu, Dinamika yang begitu panjang pun telah terlewati. Bukan perkara mudah untuk bertahan dalam terpaan ombak, mulai dari dinamika kelembagaan sampai pada proses pemekaran kabupaten.

Pasca Reformasi Pemerintah mengeluarkan UU No. 22 tahun 1999 tentang pemerintah daerah dan mengubah mekanisme pemerintahan yang mengarah pada Otonomi daerah. Sehingga Guna memaksimalkan sistem pemerintahan dengan luas wilayah yang sangat luas membuat  pemerintah kabupaten luwu, Tokoh masyarakat dan tentunya tokoh pemuda dan mahasiswa yang ada di IPMIL untuk memanfaatkan kesempatan ini guna mengupayakan pemekaran daerah kabupaten Luwu menjadi dua wilayah yakni kabupaten Luwu dan Luwu Utara.

Terjadinya pemekaran Luwu utara juga menerpa Organisasi kemahasiswaan yang menghimpun mahasiswa-mahasiswa asal kabupaten luwu dalam sebuah dinamika yang panjang. Terlepas daripada dinamika tersebut namun hingga detik ini mahasiswa asal tana luwu yang terbagi dalam empat kabupaten kota masih memegang teguh sebuah persatuan, kesatuan dan solidaritas sesama wija to luwu.

Komitmen untuk membangun daerah dan bangsa masih terasa, atmosfer perjuangan masih terus mengalir, perjuangan untuk daerah, untuk bangsa dan untuk ummat.

Dalam sebuah manivesto perjuangan, IPMIL hari ini akan terus melakukan sebuah perjuangan mewujudkan terbentuknya kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.

Di umur yang ke 67 Tahun.
Sederhana Harapan saya, kami dan kita semuanya.Mari bersama menjaga nama Organisasi ini dari segala terpaan ombak dinamika organisasi, menjaga perjuangan, persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa serta menjaga amanah organisasi dalam sebuah Pengabdian yang tulus

IPMIL, Tetaplah menjadi rumah yang nyaman untuk segenap wija to luwu, Tetaplah melahirkan para pemuda-pemudi Tangguh,Tetaplah melahirkan para pejuang bangsa dan daerah,Tetaplah  melahirkan bunga-bunga revolusi yang akan menghiasi taman keindahan tana luwu.

(5 Agustus 1958-5 Agustus 2025)

Yaumul Milad IPMIL ke 67 Tahun.
Luwu Wanua Mappatuo Naewai Alena.
Ipmil ku, Ipmil mu, Ipmil kita semua.

*Hormatku :*
*Harman Pasande*
*Kader IPMIL*

Kemerdekaan Indonesia dalam Perspektif Kader IPMIL

Foto :Mahasiswa IPMIL
IPMIL,MERAH PUTIH UNTUK BANGSA DAN TANA LUWU

Bismillahirahmanirahim….
Salam Perjuangan Panjang Umur Perjuangan.

Izin kan saya  menulis lewat kesempatan sebagai kader IPMIL merangkai sebuah kalimat penyederhanaan dalam sebuah kesadaran dan tulisan yang sederhana pula.

Belakang ini,DINAMIKA mencoba mengganggu Internal IPMIL yang bersumber dari Eksternal IPMIL di kota makassar namun nuansa solidaritas dan intelektualitas kader IPMIL tidak menghentikan spirit kami dalam merefleksi panasnya perjuangan pendahulu untuk tetap tetap kokoh dan tidak tergoyangkan.

Atas rahmat Tuhan Yang Maha Esa, bangsa Indonesia telah berhasil memproklamirkan kemerdekaan.

Sadar akan makna kemerdekaan itu sesama anak bangsa,mahasiswa dan pelajar Luwu berkewajiban untuk membangun daerah, menjaga persatuan,bangsa dan negara Indonesia menuju tatanan masyarakat adil dan makmur diridhoi Tuhan Yang Maha Esa.

Kemudian pelajar dan mahasiswa Luwu akan melaksanakan pembangunan dan persatuan tersebut dengan dilandasi oleh nilai-nilai ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta persatuan Indonesia.

IPMIL …
Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu. Sebuah rangkaian kata demi kata hingga menjadi sebuah kalimat yang berujung pada sebuah nama “IPMIL”.

IPMIL dalam anggaran dasar pengurus pusat ikatan pelajar mahasiswa indonesia luwu Bab II yang berasaskan kekeluargaan dan berlandaskan semangat kekeluargaan serta nilai nilai luhur budaya Luwu.sebuah pemaknaan begitu panjang,yang tersederhanakan lewat tulisan sederhana saya  Sipakatau, Siapakainga dan Sipakalebbi.

IPMIL yang memiliki falsafah yang begitu dalam, untuk meramu kata ini bukan perkara mudah. ada begitu banyak aspek yang harus terkandung didalamnya menjadi sebuah pertimbangan besar bagi para pendiri IPMIL kala itu.

Gonjang-ganjing kondisi kebangsaan pasca proklamasi, berangkat dari keprihatinan itulah para putra-putri terbaik kabupaten luwu berinisiatif membentuk sebuah wadah Ikatan pelajar mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) berangkat atas nama kedaerahan untuk menjadi penopang kondisi kebangsaan.

Sesuai yang tercantum dalam paragraf ke tiga Muqaddimah Anggaran Dasar Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu “Adalah kewajiban untuk mengisi kemerdekaan ini dengan segala bentuk pembangunan, terutama pembangunan sumber daya manusia, maka kemudian pelajar dan mahasiswa Indonesia luwu atau yang lebih dikenal dengan Wija To Luwu sadar akan kewajiban sebagai anak bangsa dan bertekad untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan manusia seutuhnya, dengan jalan membangun semangat nilai-nilai ideologis dan teologis”

Pelajar dan Mahasiswa yang menjadi motor penggerak didalam rumah ini, 67 Tahun telah berlalu sejak didirikan secara resmi pada tanggal 5 Agustus 1958. Bukan lagi umur yang mudah, bukan lagi organisasi kemahasiswaan yang seumur jagung melainkan sebuah organisasi yang banyak menorehkan prestasi dan melahirkan sumber Daya Manusia yang Luar biasa. Manusia-manusia unggul telah banyak dilahirkan dari rahim IPMIL dengan prestasi yang ditorehkan dalam segala bidang pekerjaan.

67 tahun berlalu, Dinamika yang begitu panjang pun telah terlewati. Bukan perkara mudah untuk bertahan dalam terpaan ombak, mulai dari dinamika kelembagaan sampai pada proses pemekaran kabupaten.

Pasca Reformasi Pemerintah mengeluarkan UU No. 22 tahun 1999 tentang pemerintah daerah dan mengubah mekanisme pemerintahan yang mengarah pada Otonomi daerah. Sehingga Guna memaksimalkan sistem pemerintahan dengan luas wilayah yang sangat luas membuat  pemerintah kabupaten luwu, Tokoh masyarakat dan tentunya tokoh pemuda dan mahasiswa yang ada di IPMIL untuk memanfaatkan kesempatan ini guna mengupayakan pemekaran daerah kabupaten Luwu menjadi dua wilayah yakni kabupaten Luwu dan Luwu Utara.

Terjadinya pemekaran Luwu utara juga menerpa Organisasi kemahasiswaan yang menghimpun mahasiswa-mahasiswa asal kabupaten luwu dalam sebuah dinamika yang panjang. Terlepas daripada dinamika tersebut namun hingga detik ini mahasiswa asal tana luwu yang terbagi dalam empat kabupaten kota masih memegang teguh sebuah persatuan, kesatuan dan solidaritas sesama wija to luwu.

Komitmen untuk membangun daerah dan bangsa masih terasa, atmosfer perjuangan masih terus mengalir, perjuangan untuk daerah, untuk bangsa dan untuk ummat.

Dalam sebuah manivesto perjuangan, IPMIL hari ini akan terus melakukan sebuah perjuangan mewujudkan terbentuknya kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.

Di umur yang ke 67 Tahun.
Sederhana Harapan saya, kami dan kita semuanya.Mari bersama menjaga nama Organisasi ini dari segala terpaan ombak dinamika organisasi, menjaga perjuangan, persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa serta menjaga amanah organisasi dalam sebuah Pengabdian yang tulus

IPMIL, Tetaplah menjadi rumah yang nyaman untuk segenap wija to luwu, Tetaplah melahirkan para pemuda-pemudi Tangguh,
Tetaplah melahirkan para pejuang bangsa dan daerah,Tetaplah  melahirkan bunga-bunga revolusi yang akan menghiasi taman keindahan tana luwu.

(5 Agustus 1958-5 Agustus 2025)

Yaumul Milad IPMIL ke 67 Tahun.
Luwu Wanua Mappatuo Naewai Alena.
Ipmil ku, Ipmil mu, Ipmil kita semua.

*Hormatku :*
*Harman Pasande*
*Kader IPMIL*

Komentar