oleh

Masih Pandemi,Siswa Terpencil di Luwu Mulai Belajar Tatap Muka

-Luwu-306 views

LUWU,— Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Hasbullah mengungkapkan, kendati pandemi Covid-19 belum berakhir, sejumlah sekolah di Kabupaten Luwu khususnya yang berada di daerah terpencil kini mulai belajar tatap muka di sekolah.

” Sifatnya tatap muka terbatas di sekolah. Ini khusus bagi sekolah terpencil yang tidak memiliki akses internet. Tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata, Hasbullah Rabu (13/01/2020)

Selain itu kata Hasbullah, siswa yang datang ke sekolah dibagi dalam beberapa sift. Maksimal 10 orang siswa dalam satu kelas.

” Kami juga telah menginstruksikan kepada kepala sekolah dan guru, bagi siswa yang terkendala dan tak sempat ikut belajar agar tugasnya diantarkan langsung ke rumah,” beber Hasbullah yang baru beberapa hari dilantik sebagai Kadis Pendidikan.

Adapun untuk daerah yang termasuk kategori zona merah Covid-19 di Luwu kata Hasbullah, saat ini masih tetap belajar secara daring atau dari rumah. ” Kita berharap agar pandemi Covid-19 segera berlalu. Agar sekolah dibuka kembali,” katanya.

Untuk di ketahui di Kabupaten Luwu terkhusus untuk siswa di Sekolah Dasar (SD) tetap menerima pembelajaran dari sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, menerapkan sistem pembelajaran dari rumah atau sekolah dari rumah yang lokasi sekolahnya terjangkau jaringan internet

Dalam kondisi Pandemi Covid, para guru dan murid yang terbiasa dalam pola belajar mengajar tatap muka mendadak belajar secara online dengan media gadget.

Tentunya ada kendala pembelajaran melalui online untuk wilayah Kabupaten luwu diantaranya soal jaringan, di wilayah terpencil seperti Bastem, Bastem Utara, dan Latimojong, serta orang tua siswa ada yang tidak memiliki gadget.

Untuk memastikan agar proses belajar mengajar tetap berjalan maksimal tahun ini ,untuk siswa di Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, membuat Panduan Pembelajaran Jarak Jauh yang akan diberikan ke setiap Sekolah Dasar di Luwu.

Saat ini Pandemi Covid masih berlanjut ,meskipun saat ini masih di larang berkumpul
,namun agar siswa tetap menerima pembelajaran Dinas Pendidikan telah menyiapkan Panduan Pembelajaran Jarak Jauh untuk sekolah yang bisa mengakses jaringan internet

Panduan Pembelajaran Jarak Jauh menggunakan sistem pembelajaran melalui online atau daring, serta sistem Off-line.

Tidak semua sistem pembelajaran melalui daring atau online bisa dilakukan lantaran di Luwu beberapa wilayah terkendala persoalan jaringan internet sehingga sistem pembelajaran offline juga di lakukan dimana para guru dituntut untuk lebih proaktif menemui secara door to door siswa-siswanya agar proses belajar mengajar tetap terlaksana dan asupan materi pembelajaran tetap didapatkan oleh para siswa

Contoh seperti di SDN 481 Lumi, ada orang tua yang mendatangi gurunya, begitupun sebaliknya namun tetap menerapkan protokol kesehatan(Udhy)

Komentar