oleh

Perbaikan Jembatan Miring, Ini Kata Dinas PUPR Luwu

-Luwu-508 views

Kadis PUPR Kab Luwu Ir. Ikhsan Asaad, ST.,MT

LUWU,-Hingga kini pengendara motor dan mobil mengeluhkan imbas kemacetan yang terjadi di Jalan alternatif poros Palopo-Luwu , akibat Jalan trans Sulawesi ditutup karena jembatan miring ambles terancam runtuh.

Terkait akses jembatan miring yang masih tertutup dan belum bisa di lalui Kenderaan umum maupun angkutan barang,pihak Pemkab Luwu dalam hal ini Dinas PUPR telah melakukan koordinasi dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Luwu, Ir. Ikhsan Asaad, ST.,MT menuturkan pihaknya melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan

“BBPJN memastikan perbaikan jembatan miring di lakukan sekitar 14 hari,namun karena persoalan kondisi alam,maka pekerjaan perbaikan jembatan miring terhambat”kata Ikhsan Asaad Selasa(9/11/2021).

Menurut Ikhsan pengusulan Angga
ran perbaikan jembatan miring bukan wewenang Pemkab Luwu,namun kewenangan Kementrian PU melalui koordinasi dengan pihak BBPJN Sulsel.

“Soal usulan anggaran bukan wewenang Pemkab Luwu dalam hal ini dinas PUPR, kami hanya melakukan koordinasi dengan  Balai Besar”ujarnya

Dijelaskan Ikhsan ,kesepakatan awal pihak BBPJN malah meminta waktu 10 hari,laku berubah lagi14 hari untuk perampungan pekerjaan jembatan miring ,namun karena alasan kembali terjadi bencana banjir susulan makanya terkendala.Kita berharap jembatan ini cepat tuntas kami di kabupaten hanya punya kewenangan untuk terus melakukan koordinasi.

Sementara jembatan yang rusak di desa Tabah sebagai jalan alternatif senin malam itu memang kewenangan kabupaten status jembatannya terbuat dari kayu

“Soal jembatan kayu di desa Tabah masuk jalan alternatif pasti jadi akan pembahasan DPRD dan Pihak Dinas PUPR,sebab masuk jalan kewenangan Kabupaten “kata Iksan

Dia menyebut,waktu di sepakati di perbaikan jembatan miring bersama BBPJN,kami dari Dinas PUPR Luwu langsung menurunkan alat berat di lokasi namun penyebabnya akibat kenderaan angkutan barang yang tonasenya berat sehingga menyebabkan jembatan makin parah ”

“Sehingga kenderaan yang melintas terjebak sendiri menyebabkan pekerjaan jembatan tidak maksimal”beber Ikhsan

Terpisah Kepala Bidang(Kabid)
Pembangunan jalan dan jembatan
Dinas PUPR Kab Luwu Usdin Iskandar menambahkan,sudah melakukan koordinasi dengan BBPJN Sulsel,namun ada kendala di lapangan

“Hari ini,Selasa(9/11/2021) saya bersama Komisi C DPRD Luwu membahas penanganan akses jembatan miring”kata Usdin

Sementara itu,Komisi C DPRD Luwu melalui Yani Mulake menjelaskan,terkait jembatan miring memang telah ada kesepakatan buka tutup setiap 2 jam,telah ada ketegasan kapolres Luwu dan Kapolres Palopo termasuk Dinas Perhubungan tidak boleh terjadi pertemuan arus kenderaan di  jalan alternatif guna menghindari kemacetan

“Sudah ada jalur koordinasi,janji Balai Besar melakukan perbaikan jembatan miring selama 14 hari, tapi karena terjadi musibah maka terhambat lagi pekerjaannya,kita berharap baik Pemkab Luwu maupun Pemkot Palopo bersama jajaran Kepolisian, menambah jalan alternatif sehingga tidak terjadi penumpukan kemacetan”tandas Yani Mulake

Terkait perbaikan jembatan miring, anggota DPRD Sulsel, Fadriaty AS yang dihubungi ,selasa(9/11/)menuturkan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulsel, Hj Astina Abbas.Dari hasil pembicaraannya dengan Ibu Kadis PUPR Sulsel, disimpulkan, pekerjaan pembenahan Jembatan Miring di perbatasan Kota Palopo-Kabupaten Luwu terus dikebut. Bahkan, kata Plt Kadis PUPR Sulsel ini, target 14 hari ke depan sudah bisa selesai dan dilalui.

“Jembatan Miring itu, katanya pihak PUPR Sulsel dikasi target 14 hari selesai. Bisa dilalui. Ini saya barusan saja berbicara dengan Ibu Kadis PUPR Sulsel,namun karena kendala dilapangan akibat kondisi alam yang tidak bersahabat masih terkendala penyelesaian pekerjaan jembatan miring tersebut” kata Fadriaty kepada Rakyat Sulsel

Untuk diketahui,hingga kondisi saat ini,aparat Kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Luwu dan Polres Palopo terus berupaya mengurai kemacetan di jalur alternatif .Bahkan Kapolres Luwu AKBP Fajar Dani Susanto bersama Kasat Lantas Polres Luwu AKP Muh Ali fokus mengurai kemacetan yang di alami pengguna jalan di jalan alternatif (Boncet)

Komentar