oleh

Rusak Akibat Gempa Mamuju, Total Kerugian Barang Milik Negara Capai Rp 494,28 Miliar

MAMUJU-Korban gempa bumi magnitudo 6,2 di wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus bertambah.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (16/1/2021) pukul 20.00 WIB, gempa bumi pada Jumat (15/1/2021) di Sulbar tersebut menyebabkan sedikitnya 56 orang meninggal.

Perinciannya yakni 47 di Kabupaten Mamuju dan 9 lainnya di Kabupaten Majene

Selain korban nyawa,jumlah kerugian materi cukup besar.Kepala Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat Ekka Sukadana melaporkan sebanyak 279 Barang Milik Negara (BMN) dalam keadaan rusak akibat gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Adapun total nilai kerusakannya mencapai Rp494,28 miliar.

“Ini berupa bangunan rumah negara maupun kantor yang dukung tugas fungsi pemerintah pusat di khususnya Kota Mamuju Majene,” katanya dalam bincang media, Jumat (22/1).

Dilansir dari laman Liputan 6. com ,selain bangunan rumah dan kantor, infrastruktur juga cukup banyak yang terdampak dan mengalami kerusakan.

Tercatat ada 23 jembatan, dan 20 kilo meter di Jalan Trans Sulawesi mengalami rusak parah.

“Nilainya cukup lumayan Rp405,72 miliar,” imbuhnya.

Kerusakan lainnya juga terjadi pada Gedung Keuangan Negara. Di mana lantai satu sampai dengan lima rusak berat dan tidak memungkinkan untuk aku kan pelayanan secara tatap muka. Dari kerusakan ini ditaksir mencapai Rp75 miliar.

“Contoh lain gedung BPKP mamuju, bangunannya rusak dan nilainya Rp23 miliaran. Lalu LPP TVRI Sulbar bisa gambarkan betapa rusaknya dan sementara pelayanan TVRI di sana mencari tempat lain dulu. sekitar 5-6 miliar,” jelas dia (Irmus/*)

Sumber: Liputan 6 dan Kompas

Komentar