oleh

Satgas PEN Luwu Studi Tiru di Sleman

-Luwu-233 views

LUWU-Dalam rangka pemulihan ekonomi di kabupaten Luwu, Kepala Kejaksaan Negeri Luwu, Erni Veronica Maramba, S.H, M.Hum selaku ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (Satgas PEN) melakukan kunjungan kerja ke Kab. Sleman, Yogyakarta, Jum’at, (09/04/2021).

Kedatangan orang nomor satu di institusi seragam coklat itu di dampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) kab. Luwu. Antaranya Kadis PUPR, Ir. Ikhsan Asaad, ST, MT, Kadis Perkim, Sofyan Thamrin, ST, MM, Kepala Bappelitbang, Achmad Awwabin, S.Stp, Kadis Pertanian, Ir. Albaruddin A. Picunang, Kasatpol PP, A. Iskandar dan Kepala BPMD, H. Abustam.

Turut pula hadir wakil ketua II DPRD kab. Luwu, Zulkifli, ST, M.Si dan Asisten II, Ahyar Kasim, SH, MH, Kasi Intel dan Kasi Pidum Kejari serta beberapa pejabat eselon III.

Acara yang berlangsung di Aula Dekranasda kabupaten Sleman itu diterima langsung Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusni S, MT di dampingi Kabid perindustrian bersama Kabid Usaha Perdagangan.

Dalam pengantarnya, Kepala Perindag Sleman mengurai secara panjang lebar strategi yang dilakukan pemerintah daerah kab. Sleman dalam mendukung geliat ekonomi dimasa pandemi.

Salah satunya adalah dengan mewajibkan setiap ASN diwilayahnya untuk menggunakan baju batik setiap hari selama tiga bulan berturut-turut.

Kebijakan ini sebagai manifestasi dari program ‘borong bareng’ untuk menghidupkan usaha pengrajin batik yang ada.

Selain itu, pemerintah daerah kabupaten Sleman juga memfasilitasi pengusaha kecil agar hasil kerajinan dan usaha rumahan yang dikelola oleh warga dapat di pasarkan di gerai Indomaret dan Alfamart.

“Pemkab Sleman juga memaksimalkan fungsi IKM dan Dekranasda dengan memasukkan hasil usaha2 kecil ke IKM dengan harga dari pengrajin tanpa mengambil keuntungan karena biaya operasinal IKM sepenuhnya dibebankan ke APBD kabupaten Sleman”Kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusni S, MT,Jumat(9/4/2021)

Sementara, ketua Satgas PEN Luwu, Erni Veronica Maramba mengharapkan dengan studi tiru yang di lakukan ini bisa mengadopsi upaya dan langkah strategis pemerintah kab. Sleman dalam menghidupkan geliat ekonomi masyarakat.

“Sentra IKM tidak bisa berjalan sendiri tetapi harus didukung oleh seluruh stakeholder yang ada. Dan tentu, semua butuh keseriusan dalam mengelolanya”tanda Erny Veronika Maramba(*)

Komentar