oleh

Satu Tahun Kepemimpinan Kolaboratif Patahudding–Dhevy Dongkrak Ekonomi Luwu 7,43 Persen ,Catat Peringkat Kedua se-Sulsel

-Ekobis-605 views

LUWU, Vedianews .com— Tepat 20 Februari 2026, kepemimpinan Bupati Luwu, Patahudding, genap satu tahun. Dalam kurun waktu tersebut, Kabupaten Luwu berhasil mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Selatan terkait Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan 2010 Tahun 2022–2025, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Luwu pada tahun 2025 mencapai 7,43 persen. Angka ini menempatkan Luwu di posisi kedua tertinggi dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel.

Capaian tersebut melampaui sejumlah daerah lain seperti Kabupaten Wajo, Kabupaten Gowa, Kabupaten Bone, hingga Kota Makassar.

Lonjakan Tertinggi dalam Enam Tahun Terakhir Pertumbuhan 7,43 persen pada 2025 menunjukkan lonjakan signifikan sebesar 3,07 persen dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,36 persen. Capaian ini menjadi rekor tertinggi dalam enam tahun terakhir.

Jika menilik perjalanan ekonomi Luwu sejak 2019, grafik pertumbuhan sempat mengalami fluktuasi. Tahun 2019 tercatat 6,26 persen, lalu terpuruk pada 2020 akibat pandemi Covid-19 menjadi 1,3 persen. Pada fase pemulihan 2021, pertumbuhan melonjak ke 6,03 persen, namun kembali melandai pada 2022 (5,69 persen), 2023 (5,64 persen), dan 2024 (4,36 persen).

Kondisi tersebut menjadikan capaian 2025 sebagai titik balik kebangkitan ekonomi daerah berjuluk Bumi Sawerigading ini.

Kontribusi Sektor Unggulan

 

Kepala Bappelitbangda Luwu, Moch Arsal Arsyad, menjelaskan bahwa sejumlah sektor strategis menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi 2025.

Sektor dengan kontribusi tertinggi adalah:

Pertanian, kehutanan, dan perikanan: 3,22 persen,

Industri pengolahan: 1,54 persen

Perdagangan besar dan eceran: 0,68 persen,

Konstruksi: 0,49 persen

Menurut Arsal, capaian tersebut selaras dengan visi Kabupaten Luwu, yakni “Luwu Unggul Berkarakter dan Berbasis Agribisnis”, yang tercermin dari dominannya kontribusi sektor pertanian.

Komitmen Bangkit Bersama Rakyat

 

Bupati Luwu, Patahudding, menyampaikan bahwa peningkatan pertumbuhan ekonomi merupakan harapan setiap kepala daerah di tengah upaya menekan inflasi.

“Pencapaian ini sesuai tagline pembangunan Luwu, Bangkit Lebih Cepat Bersama Rakyat. Keberhasilan ini bukan karena saya semata, melainkan hasil kerja semua pihak serta partisipasi aktif masyarakat. Data BPS ini menjadi dasar untuk bekerja lebih optimal ke depan,” ujarnya.

Dengan selisih kenaikan 3,07 persen dalam setahun, kepemimpinan Bupati Patahudding bersama Wakil Bupati Muh Dhevy Bijak dinilai berhasil mendorong penguatan sektor unggulan daerah, sekaligus memperlihatkan perbaikan kondisi ekonomi masyarakat secara nyata(*)

Komentar