LUWU, VEDIANEWS – Bupati Luwu, Patahuddin, melakukan kunjungan mendadak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, pada Selasa siang (2/9/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung kondisi dan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi oleh Direktur RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary. Rombongan meninjau sejumlah fasilitas utama rumah sakit, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga ruang-ruang perawatan pasien.
Selain meninjau fasilitas, Bupati Patahuddin juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan pasien dan keluarga mereka. Ia mendengarkan keluhan dan kebutuhan yang disampaikan secara terbuka oleh masyarakat yang sedang menjalani perawatan.
> “Pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan, terutama dalam memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada masyarakat yang datang berobat. Saya ingin memastikan bahwa fasilitas dan tenaga medis betul-betul hadir untuk masyarakat,” ujar Bupati Patahuddin.
Fokus pada Pelayanan Ramah dan Program KTP Sehat
Dalam kesempatan tersebut, Patahuddin kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu terhadap program prioritas pelayanan kesehatan, yaitu berobat cukup dengan KTP. Menurutnya, program ini harus benar-benar dijalankan secara optimal agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.
> “Saya berharap program berobat cukup dengan KTP ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, pelayanan di rumah sakit harus lebih humanis, sehingga pasien merasa diperhatikan dan dihargai,” tegasnya.
Patahuddin juga menekankan bahwa peningkatan layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada kelengkapan fasilitas, tetapi juga pada sikap empati dan keramahan tenaga medis dalam menangani pasien.
RSUD Batara Guru Overload, Ruang Perawatan Penuh
Sementara itu, Direktur RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim, mengungkapkan bahwa saat ini rumah sakit menghadapi lonjakan pasien yang cukup signifikan. Hampir seluruh ruang perawatan dalam kondisi penuh, bahkan IGD juga mengalami kelebihan kapasitas.
> “Ruang perawatan saat ini full, IGD juga penuh. Sebagian pasien bahkan terpaksa dirawat di kursi roda karena keterbatasan tempat tidur,” jelas dr. Daud.
Menurutnya, peningkatan jumlah pasien disebabkan oleh kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit serta efektivitas program Universal Health Coverage (UHC) yang tengah berjalan.
Pemkab Luwu Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan
Kunjungan mendadak ini menjadi bagian dari langkah nyata Pemkab Luwu dalam memastikan program UHC serta pelayanan kesehatan berbasis KTP berjalan sesuai harapan. Pemerintah daerah terus mendorong agar fasilitas, sumber daya manusia, dan sistem pelayanan di RSUD Batara Guru mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Dengan pendekatan yang lebih humanis, empatik, dan berkualitas, diharapkan RSUD Batara Guru dapat menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Luwu(*)









Komentar