oleh

Wabup Luwu dan Wakil Ketua DPD RI Bahas Pembangunan, Fiskal Daerah, dan Pemekaran Luwu Tengah

-Luwu-592 views

LUWU, VEDIAnews – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, menerima kunjungan kerja Wakil Ketua DPD RI Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Tamsil Linrung, pada Selasa (14/10/2025). Kunjungan ini berlangsung di ruang kerja Wakil Bupati Luwu dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sebagai bentuk silaturahmi sekaligus perhatian terhadap arah pembangunan di Kabupaten Luwu.

Kunjungan Tamsil Linrung ke Kabupaten Luwu dilakukan dalam kapasitasnya sebagai pimpinan DPD RI yang fokus pada isu-isu ekonomi dan pembangunan nasional. Ia ingin menggali langsung kondisi keuangan daerah serta menyerap aspirasi terkait program pembangunan daerah.

Bupati Luwu, Patahudding, yang saat itu sedang melaksanakan agenda pemerintahan di Jakarta, memberikan mandat kepada Wakil Bupati untuk menyambut dan berdiskusi langsung dengan Tamsil Linrung.

Apresiasi Kehadiran Tamsil Linrung di Bumi Sawerigading

 

Dalam sambutannya, Dhevy Bijak Pawindu menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan kerja tersebut. Ia menilai kehadiran Tamsil bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk perhatian nyata terhadap kemajuan Kabupaten Luwu.

“Suatu kesyukuran bagi kami, Bapak dapat hadir di Kabupaten Luwu. Kami yakin ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga wujud perhatian bagi daerah kami,” ujar Dhevy.

Wakil Bupati juga berharap agar Kabupaten Luwu bisa menjadi salah satu daerah yang mendapatkan prioritas dalam program-program pembangunan nasional yang didorong oleh DPD RI.

Kabupaten Luwu Bebas dari Utang PEN

 

Menanggapi pertanyaan terkait kondisi fiskal daerah, Tamsil Linrung menjelaskan bahwa kunjungan ini juga bertujuan untuk mengetahui dampak utang daerah akibat Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Wakil Bupati Luwu dengan tegas menyatakan bahwa Kabupaten Luwu tidak memiliki beban utang terkait dana PEN.

“Saat ini kami berupaya mendorong kemandirian fiskal melalui pembentukan Perseroda yang telah kami urus beberapa bulan terakhir di Kementerian Dalam Negeri. Kami berharap Perseroda ini nantinya dapat bekerja sama dengan dua perusahaan tambang besar di Kabupaten Luwu,” jelas Dhevy.

Meski bebas dari utang PEN, Dhevy mengakui adanya tantangan dalam pengelolaan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat. Hal ini berdampak pada keterbatasan anggaran pembangunan.

Dukungan untuk Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah

 

Dalam pertemuan tersebut, Dhevy juga mengangkat isu strategis lainnya, yakni rencana pemekaran wilayah dengan pembentukan Kabupaten Luwu Tengah. Ia menyampaikan bahwa wilayah Walmas telah memenuhi sebagian besar syarat administratif.

“Kami berharap dukungan dari DPD RI agar proses pemekaran ini bisa segera mendapat perhatian dari kementerian terkait,” ujar Dhevy.

Menanggapi hal itu, Tamsil Linrung menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap setiap aspirasi daerah yang telah disampaikan secara resmi kepada DPD RI.

“Nanti akan kami berikan atensi atas setiap usulan yang telah disampaikan kepada kami untuk dapat ditindaklanjuti di pusat,” tegas Tamsil.

Pejabat Daerah Hadir dalam Pertemuan Strategis

 

Turut mendampingi Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suparman, Kepala DPMPTSP Muh. Rudi, Plt. Kepala DLH Usdin Iskandar, Sekretaris Bappelitbangda, serta Sekretaris Kesbangpol(*)

Komentar

News Feed